Eksplorasi 2018 | H-5

“bANGUN OY BANGUN” terdengar suara kencang milik anak-anak yang laki terutama Kaysan dari luar tenda, menyinari senter mereka kemana mana, mereka berhasil membuatku terbangun.

Continue reading “Eksplorasi 2018 | H-5”

Advertisements

Ekspedisi 2018 | H-4

Aku terbangun dari tidurku karna aku tiba tiba merasakan kehangatan dari dua badan berbeda di kiri kanan kau. Awalnya, tentu saja aku panik.

Tapi setelah mengucek mata, ternyata kehangatan itu datang dari Ratri dan Andini. Melihat sekeliling ku, aku baru menyadari bahwa Tata sudah ngak ada di posisi tidurnya. Sepertinya dia dah bangun duluan.

Tak lama kemudian, Ratri dan Andini bangun. Satu persatu kami semua keluar tenda karna matahari sudah mulai terbit dan udara didalam terasa agak panas.

Aku merenggangkan kedua lenganku yang lalu diikuti dengan bunyi suara punggungku yang mayan keras :”D.

Mulai berasa seger, aku dan yg lain mulai menyiapkan sarapan. Hari ini yang bertugas untuk masak sarapan adalah aku~. “Hah? Katya? Masak?” yA mungkin aku memang ngak jago masak nasi ato yang berat berar, tapi kalo memasak sarapan bisa dibilang aku mayan jaog~~~ ehe.


Untuk sarapan, aku memutuskan untuk memasak pisang goreng dan pisang keripik. Dengan perlahan, aku mulai memotong motong pisangnya dengan rapih lalu mulai manasin kompornya.

Ngak sampe 20 menitan(?) Pisang goreng sudah jadi~, selesai pisang goreng, aku langsung memasuki pisang yang sudah di potong lebih kecil dan tipis ke dalam panci dan mulai menggorengnya.

Ta, stop eating dam n.”

“Yeah yeah” *masukin satu pisang kedalam mulutnya*


Selesai masak, aku dan Tata langsung pergi berbagi hasil masakanku ke yang lain. Dengan sekejap, pisang goreng dan kripiknya langsung habis :’D.

Kakak pembina pada suka, jadi aku diberi pisang tandung oleh kak melly dan tanpa basa basi lagi aku langsung pergi membuatnya lagi.


Tugas dulu, baru main

Ya bisa dibilanh ada sebuah kejadian yang terjadi saat kami semua tengah memasak sarapan. Beberapa anak sudah gatel untuk menyeburkan diri kedalam laut, meninggalkan tugas utama mereka yang berujung dengan mendapat omelan dari para kakak pembina :”).

Jadi, kami semua langsung bergegas menyelesaikan tugas masing masing. Mulai dari nyelesain masak sarapan sampai menulis journal dan logbook.


Akhirnya semuanya telah selesai melakukan tugas masing masing, yang artinya sekarang; bERENANG !1!1!1!1.

Aku awalnya ngak niat untuk ikutan nyebur, tapi berkat anak anak, aku jadi tergoda dan ikutan nyebur :”).

Kami berenang disebuah laguna yang terletak pas di belakang camping ground kami. Namun ntah kenapa, ama kakak pembinanya kami disuruh jalab memutar pulau ahfiskxa.


Ditengah seru serunya berenang, tiba tiba anak anak yang laki memutuskan untuk berlomba estafet. Aku yang sudah agak lelah, memutuskan untuk nonton dari pinggiran.

Aku kurang merhatiin siapa lawan siapa tapi yg aku ingat, Fattah yang menang diakhirnya.

“EH YANG CEWE CEWE JUGA DONG”

H m m m m m m m m m m m.

Ikut lha šŸ˜€ .

Dua kali aku kalah karna;

1. Kaki ku ngangkut diantara karang

2. …kakiku tertusuk karang.

Aku awalnya ngak ngeh kalo kakiku berdarah, sampai aku keluar dari air lalu tiba tiba merasa salah satu jari kakiku jadi anget.

Pas aku cek kenapa, eh ternyata luka :D.


Berjemur , ikan, telor balado

Akhirnya kami semua lelah dan memutuskan untuk selesai berenang . Ada yang langsung pergi mandi, ada juga yang berjemur dulu baru mandi. Aku memilih untuk pergi berjemur eh malah ketiduran di salah satu bangkunya :P.


Aku terbangun dari tidur nyenyakku saat aku merasa bangkunya bergoyang. Aku kira ada yang iseng goyangin bangkuku, ngak taunya aku sendiri :’P.

Pas aku bangun, makan siang yang telah disiapkan oleh regu dublob juga sudah selesai :D. Tanpa banyak basa basi aku langsung melahap makan siangku uwu.


BAHASA ASIN- EH ASING

Gatau gimana caranya tapi aku, Trisha, Fattah dan Tata dengan ngak sengaja memulai percakapan dengan berbagai macam bahasa asing. Trisha menggunakan Mandarin, Fattah menggunakan Jerman, Aku dan Tata menggunakan Korea dan Jepang.

Tapi percakapan kami berlanjut menjadi lomba vine wgwgwgwgwg.


Rusuh

Malam tiba, saatnya masak makan malam! Eh tapi?

“..boleh pinjem gasnya ngak?” Gas milik regu anjing laut abis :c, reguku mau aja sih berbagi tapi waktu itu masih kami pakai.

Ngak cuma masalah gas, reguku juga kekurangan bumbu, alhasil kami langsung mengemis Kepada regu dublob yang pada saat itu sedang sibuk masak telor dan-

“EH ADUH PANAS

Tiba tiba Anja meringis kesakitan sambil mengusap usap tangannya. Aku oangsung mendekat penasaran ada apaan. Saat mendekat, ternyata tangannya Anja terciprat minyak panas.

Hati hati gengs.


Lelach

selesai makan malam, refleksi dan menelepon ortu untuk terakhir kalinya, kami semua berkumpul di pendopo yang ada disana.

Awalnya aku bingung, mo ngapain lagi? Waktu itu aku udah capek banget,, mungkin gegara berenang tadi ya?.

Ternyata kami semua di ajak bermain game konsentrasi sama para kakak pembina. Aku sempet berpikir, “buat apaan dah,, maen game konsentrasi pas malem malem” . Sampai sekarang aku masih lupa alesannya apa :D.

Tapi pretty much kami memilih satu barang, lalu secara bergantian kami menunjuk satu sama lain sambik menyebut barang mereka. Harus dilakukan secara cepat, kalo terlambat dikit, langsung kalah :D.

Aku keluar dari permainan pas total orang tinggal 4, pas Kak Shanty menunjukku, aku panik dan tanpa sengaja menyebutkan nama barang yang salah :”).


zzzzzzzzz

Selesai bermain, kami senua diperbolehkan untuk istirahat yang aku lakukan dengan cepat karna waktu itu aku beneran dah capek ajcjdjjx.

Eksplorasi 2018 | H-3

seperti 2 hari sebelumnya, kami semua sudah bangun saat matahari masih terbenam.
hari ini adalah hari terakhir kami di pulau untung jawa karena kami akan pindah ke pulau karya!.

aku seperti biasa, masih setengah nyawa pergi melaksanakan sholat subuh. selesai sholat aku langsung bergegas membereskan barang barangku sebelum kami semua berangkat.


“makan enak terakhir kita nih gengs.” candaĀ Alev.

ngak sepenuhnya salah sih dia, mulai hari ini sampai dua hari kedepan, kami akan mulai memasak makanan kami sendiri dan belum tentu apa yang akan kami masak jadi seenak sarapan ini :”).

selesai sarapan, kami semua berkumpul kembali di tempat penginapan dan langsung mengambil barang masing masing. punggungku yang dah membaik kembali encok detikdetik saat aku memakai tasku yang berisi bajukuĀ umurmasihmudalhokat.

setelah itu kami mulai perjalanan kami ke pelabuhan dengan jembatan yang dibenci oleh kami semua~.


Hantu, Mabok, Tidur, Pulau Pramuka

sebelum kami bisa sampai pulau karya, kami mesti ke pulau pramuka dulu~. menaiki kapal yang sama, yaitu kapal sanus, memakan waktu sekitar 1-2 jam-an untuk sampai di pulau pramuka.

ngak seperti hari pertama, kali ini hamper semua dari kita kena mabok laut. hhh ombaknya kali ini lebih kerasa dari sebelumnya.

aku, trisha, tata dan Fattah sempet bermain hantu selama.. ngak sampe 15 menit sebelum semuanya tepar tertidur. aku ngak tau berapa lama kami tidur tapi aku terbangun saat tiba” kepalaku terbentur dinding :”).

“kumpul oy kumpul, bentar lagi sampe”

dengan keadaan masih ngantuk dan mabok, kami semua berkumpul diatas sambal menunggu kapal berhenti


makan siang, belanja, pulau karya !

sampai di pulau pramuka, kami langsung berkumpul di masjid terdekat untuk melaksanakan sholat lohor(?). saat aku memasuki ruangan, ntah kenapa beberapa anak sekolahan langsung menatapku seolah aku mempunyai dua kepala. jujur, hal itu agak membuatku ngak nyaman, tapu aki memang ngak bisa salahin mereka sih.

selesai sholat, masing masing regu berpencar untuk makan siang. karna semua direguku nax hemat, kami pesan 2 piring nasi lalu dibagi empat :”).

selesai makan siang, kami seharusnya belanja untuk bahan-bahan yang kurang. tapi ternyata hamper semua barang yang kami butuhkan habis disana.

gagal, kami semua lanjut perjalanan ke pulau karya dengan menaiki kapal ojek~.


Tenda, beruang laut, makan malam

kapal berhenti di depan pelabuhan dan satu persatu dari kami turun secara bergantian. aku melihat sekelilingku dan waktu itu ada beberapa orang yang sedang menyelam. kata salah satu kakaknya mereka polisi? or something like that, aku kurang merhatiin.

tanpa basa basi lagi kami langsung melanjutkan perjalanan kami ke camping ground kami. tempatnya ngak terlalu jauh dari pelabuhan. sepertinya lapangan bola yang penuh pasir ini akan menjadi camping ground kami.

selesai menaruh barang masing masing, kami langsung bergegas memasang tenda. awalnya masih baik baik saja sampai tiba tiba

“eh pasakku cuma 2”

ni c e.

dari semua barang yang bisa ketinggalan, pasak milik tenda hanya ada 2. nahlho.

“yawdah pake ranting aja”

kami semua setuju yang langsung di laksanakan olehĀ MichelleĀ danĀ Adinda. merekba berdua langsung bergegas mencari ranting ranting untuk dipakai sebagai penggantinya pasak.

ranting akhirnya terkumpulkan, tapi hampir semuanya berukuran Panjang dan mayan tebel. diantara kami berempat, ya.. bisa dibilang aku yang paling kuat (Ā“Ļ‰ļ½€*). jadi dengan cepat aku patahkan satu satunya dengan menggunakan tangan dan paha. fuhhh.

selesai memasang tenda, aku tiba tiba mempunyai ide. yaudah untuk membuat “proteksi”. aku mengambil sebuah stik yang aku temukan lalu mulai membuat lingkaran di sekitar tenda kami. nah pasti tau kan apa yang aku lakukan? :^^. yAPS. aku mulai membuat proteksi dari beruang laut! pasti kalo nonton spongebob tau dah uwu.

proteksi telah dibuat, makan malam juga sudah selesai, matah hari terbenam, dan sekarang makan !


Refleksi, tidur~ uwah dingin.

seperti biasa, selesai dari makan malam kami semua kumpul untuk refleksi. ditengah refleksi aku sudah mulai merasa ngantuk dan mataku sudah terasa berat :”).

selesai refleksi, aku langsung ke dalam tendaku. didalam tenda, sudah adaĀ Tata yang sudah tidur terlelap.Ā MichelleĀ danĀ AdindaĀ waktu itu memutuskan untuk tidur diluar Bersama beberapa anak yang lain. alesannya si gegara di dalam tenda “panas”.

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑