Ekspedisi 2018 | H-4

Aku terbangun dari tidurku karna aku tiba tiba merasakan kehangatan dari dua badan berbeda di kiri kanan kau. Awalnya, tentu saja aku panik.

Tapi setelah mengucek mata, ternyata kehangatan itu datang dari Ratri dan Andini. Melihat sekeliling ku, aku baru menyadari bahwa Tata sudah ngak ada di posisi tidurnya. Sepertinya dia dah bangun duluan.

Tak lama kemudian, Ratri dan Andini bangun. Satu persatu kami semua keluar tenda karna matahari sudah mulai terbit dan udara didalam terasa agak panas.

Aku merenggangkan kedua lenganku yang lalu diikuti dengan bunyi suara punggungku yang mayan keras :”D.

Mulai berasa seger, aku dan yg lain mulai menyiapkan sarapan. Hari ini yang bertugas untuk masak sarapan adalah aku~. “Hah? Katya? Masak?” yA mungkin aku memang ngak jago masak nasi ato yang berat berar, tapi kalo memasak sarapan bisa dibilang aku mayan jaog~~~ ehe.


Untuk sarapan, aku memutuskan untuk memasak pisang goreng dan pisang keripik. Dengan perlahan, aku mulai memotong motong pisangnya dengan rapih lalu mulai manasin kompornya.

Ngak sampe 20 menitan(?) Pisang goreng sudah jadi~, selesai pisang goreng, aku langsung memasuki pisang yang sudah di potong lebih kecil dan tipis ke dalam panci dan mulai menggorengnya.

Ta, stop eating dam n.”

“Yeah yeah” *masukin satu pisang kedalam mulutnya*


Selesai masak, aku dan Tata langsung pergi berbagi hasil masakanku ke yang lain. Dengan sekejap, pisang goreng dan kripiknya langsung habis :’D.

Kakak pembina pada suka, jadi aku diberi pisang tandung oleh kak melly dan tanpa basa basi lagi aku langsung pergi membuatnya lagi.


Tugas dulu, baru main

Ya bisa dibilanh ada sebuah kejadian yang terjadi saat kami semua tengah memasak sarapan. Beberapa anak sudah gatel untuk menyeburkan diri kedalam laut, meninggalkan tugas utama mereka yang berujung dengan mendapat omelan dari para kakak pembina :”).

Jadi, kami semua langsung bergegas menyelesaikan tugas masing masing. Mulai dari nyelesain masak sarapan sampai menulis journal dan logbook.


Akhirnya semuanya telah selesai melakukan tugas masing masing, yang artinya sekarang; bERENANG !1!1!1!1.

Aku awalnya ngak niat untuk ikutan nyebur, tapi berkat anak anak, aku jadi tergoda dan ikutan nyebur :”).

Kami berenang disebuah laguna yang terletak pas di belakang camping ground kami. Namun ntah kenapa, ama kakak pembinanya kami disuruh jalab memutar pulau ahfiskxa.


Ditengah seru serunya berenang, tiba tiba anak anak yang laki memutuskan untuk berlomba estafet. Aku yang sudah agak lelah, memutuskan untuk nonton dari pinggiran.

Aku kurang merhatiin siapa lawan siapa tapi yg aku ingat, Fattah yang menang diakhirnya.

“EH YANG CEWE CEWE JUGA DONG”

H m m m m m m m m m m m.

Ikut lha 😀 .

Dua kali aku kalah karna;

1. Kaki ku ngangkut diantara karang

2. …kakiku tertusuk karang.

Aku awalnya ngak ngeh kalo kakiku berdarah, sampai aku keluar dari air lalu tiba tiba merasa salah satu jari kakiku jadi anget.

Pas aku cek kenapa, eh ternyata luka :D.


Berjemur , ikan, telor balado

Akhirnya kami semua lelah dan memutuskan untuk selesai berenang . Ada yang langsung pergi mandi, ada juga yang berjemur dulu baru mandi. Aku memilih untuk pergi berjemur eh malah ketiduran di salah satu bangkunya :P.


Aku terbangun dari tidur nyenyakku saat aku merasa bangkunya bergoyang. Aku kira ada yang iseng goyangin bangkuku, ngak taunya aku sendiri :’P.

Pas aku bangun, makan siang yang telah disiapkan oleh regu dublob juga sudah selesai :D. Tanpa banyak basa basi aku langsung melahap makan siangku uwu.


BAHASA ASIN- EH ASING

Gatau gimana caranya tapi aku, Trisha, Fattah dan Tata dengan ngak sengaja memulai percakapan dengan berbagai macam bahasa asing. Trisha menggunakan Mandarin, Fattah menggunakan Jerman, Aku dan Tata menggunakan Korea dan Jepang.

Tapi percakapan kami berlanjut menjadi lomba vine wgwgwgwgwg.


Rusuh

Malam tiba, saatnya masak makan malam! Eh tapi?

“..boleh pinjem gasnya ngak?” Gas milik regu anjing laut abis :c, reguku mau aja sih berbagi tapi waktu itu masih kami pakai.

Ngak cuma masalah gas, reguku juga kekurangan bumbu, alhasil kami langsung mengemis Kepada regu dublob yang pada saat itu sedang sibuk masak telor dan-

“EH ADUH PANAS

Tiba tiba Anja meringis kesakitan sambil mengusap usap tangannya. Aku oangsung mendekat penasaran ada apaan. Saat mendekat, ternyata tangannya Anja terciprat minyak panas.

Hati hati gengs.


Lelach

selesai makan malam, refleksi dan menelepon ortu untuk terakhir kalinya, kami semua berkumpul di pendopo yang ada disana.

Awalnya aku bingung, mo ngapain lagi? Waktu itu aku udah capek banget,, mungkin gegara berenang tadi ya?.

Ternyata kami semua di ajak bermain game konsentrasi sama para kakak pembina. Aku sempet berpikir, “buat apaan dah,, maen game konsentrasi pas malem malem” . Sampai sekarang aku masih lupa alesannya apa :D.

Tapi pretty much kami memilih satu barang, lalu secara bergantian kami menunjuk satu sama lain sambik menyebut barang mereka. Harus dilakukan secara cepat, kalo terlambat dikit, langsung kalah :D.

Aku keluar dari permainan pas total orang tinggal 4, pas Kak Shanty menunjukku, aku panik dan tanpa sengaja menyebutkan nama barang yang salah :”).


zzzzzzzzz

Selesai bermain, kami senua diperbolehkan untuk istirahat yang aku lakukan dengan cepat karna waktu itu aku beneran dah capek ajcjdjjx.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: